Selasa, 29 November 2011

Biografi Soe Hok Gie ( 1942-1969)



Soe Hok Gie adalah Orang keturunan China yang lahir pada 17 Desember 1942. Seorang putra dari pasangan Soe Lie Pit —seorang novelis— dengan Nio Hoe An. Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan, Soe Hok Gie merupakan adik dari Soe Hok Djie yang juga dikenal dengan nama Arief Budiman. Sejak masih sekolah, Soe Hok Gie dan Soe Hok Djin sudah sering mengunjungi perpustakaan umum dan beberapa taman bacaan di pinggir-pinggir jalan di Jakarta.


Sejak masih sekolah, Soe Hok Gie dan Soe Hok Djin sudah sering mengunjungi perpustakaan umum dan beberapa taman bacaan di pinggir-pinggir jalan di Jakarta. Menurut seseorang peneliti, sejak masih Sekolah Dasar (SD), Soe Hok Gie bahkan sudah membaca karya-karya sastra yang serius, seperti karya Pramoedya Ananta Toer. Mungkin karena Ayahnya juga seorang penulis, sehingga tak heran jika dia begitu dekat dengan sastra.

Sesudah lulus SD, kakak beradik itu memilih sekolah yang berbeda, Hok Djin (Arief Budiman) memilih masuk Kanisius, sementara Soe Hok Gie memilih sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Strada di daerah Gambir. Konon, ketika duduk di bangku ini, ia mendapatkan salinan kumpulan cerpen Pramoedya: “Cerita dari Blora” —bukankah cerpen Pram termasuk langka pada saat itu?

Pada waktu kelas dua di sekolah menangah ini, prestasi Soe Hok Gie buruk. Bahkan ia diharuskan untuk mengulang. Tapi apa reaksi Soe Hok Gie? Ia tidak mau mengulang, ia merasa diperlakukan tidak adil. Akhirnya, ia lebih memilih pindah sekolah dari pada harus duduk lebih lama di bangku sekolah. Sebuah sekolah Kristen Protestan mengizinkan ia masuk ke kelas tiga, tanpa mengulang.

Selepas dari SMP, ia berhasil masuk ke Sekolah Menengan Atas (SMA) Kanisius jurusan sastra. Sedang kakaknya, Hok Djin, juga melanjutkan di sekolah yang sama, tetapi lain jurusan, yakni ilmu alam.

Selama di SMA inilah minat Soe Hok Gie pada sastra makin mendalam, dan sekaligus dia mulai tertarik pada ilmu sejarah. Selain itu, kesadaran berpolitiknya mulai bangkit. Dari sinilah, awal pencatatan perjalanannya yang menarik itu; tulisan yang tajam dan penuh kritik.

Ada hal baik yang diukurnya selama menempuh pendidikan di SMA, Soe Hok Gie dan sang kakak berhasil lulus dengan nilai tinggi. Kemuidan kakak beradik ini melanjutkan ke Universitas Indonesia. Soe Hok Gie memilih ke fakultas sastra jurusan sejarah , sedangkan Hok Djin masuk ke fakultas psikologi.

Di masa kuliah inilah Gie menjadi aktivis kemahasiswaan. Banyak yang meyakini gerakan Gie berpengaruh besar terhadap tumbangnya Soekarno dan termasuk orang pertama yang mengritik tajam rejim Orde Baru.

Gie sangat kecewa dengan sikap teman-teman seangkatannya yang di era demonstrasi tahun 66 mengritik dan mengutuk para pejabat pemerintah kemudian selepas mereka lulus berpihak ke sana dan lupa dengan visi dan misi perjuangan angkatan 66. Gie memang bersikap oposisif dan sulit untuk diajak kompromi dengan oposisinya.

Selain itu juga Gie ikut mendirikan Mapala UI. Salah satu kegiatan pentingnya adalah naik gunung. Pada saat memimpin pendakian gunung Slamet 3.442m, ia mengutip Walt Whitman dalam catatan hariannya, “Now I see the secret of the making of the best person. It is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth”.


Pemikiran dan sepak terjangnya tercatat dalam catatan hariannya. Pikiran-pikirannya tentang kemanusiaan, tentang hidup, cinta dan juga kematian. Tahun 1968 Gie sempat berkunjung ke Amerika dan Australia, dan piringan hitam favoritnya Joan Baez disita di bandara Sydney karena dianggap anti-war dan komunis. Tahun 1969 Gie lulus dan meneruskan menjadi dosen di almamaternya.

Bersama Mapala UI Gie berencana menaklukkan Gunung Semeru yang tingginya 3.676m. Sewaktu Mapala mencari pendanaan, banyak yang bertanya kenapa naik gunung dan Gie berkata kepada teman-temannya:

“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”

8 Desember sebelum Gie berangkat sempat menuliskan catatannya: “Saya tak tahu apa yang terjadi dengan diri saya. Setelah saya mendengar kematian Kian Fong dari Arief hari Minggu yang lalu. Saya juga punya perasaan untuk selalu ingat pada kematian. Saya ingin mengobrol-ngobrol pamit sebelum ke semeru. Dengan Maria, Rina dan juga ingin membuat acara yang intim dengan Sunarti. Saya kira ini adalah pengaruh atas kematian Kian Fong yang begitu aneh dan begitu cepat.” Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. Selanjutnya catatan selama ke Gunung Semeru lenyap bersamaan dengan meninggalnya Gie di puncak gunung tersebut.

Makam soe Hok Gie
24 Desember 1969 Gie dimakamkan di pemakaman Menteng Pulo, namun dua hari kemudian dipindahkan ke Pekuburan Kober, Tanah Abang. Tahun 1975 Ali Sadikin membongkar Pekuburan Kober sehingga harus dipindahkan lagi, namun keluarganya menolak dan teman-temannya sempat ingat bahwa jika dia meninggal sebaiknya mayatnya dibakar dan abunya disebarkan di gunung. Dengan pertimbangan tersebut akhirnya tulang belulang Gie dikremasi dan abunya disebar di puncak Gunung Pangrango.

Beberapa quote yang diambil dari catatan hariannya Gie:

“Seorang filsuf Yunani pernah menulis … nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.”

“Kehidupan sekarang benar-benar membosankan saya. Saya merasa seperti monyet tua yang dikurung di kebun binatang dan tidak punya kerja lagi. Saya ingin merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil … orang-orang seperti kita ini tidak pantas mati di tempat tidur.”

“Yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan adalah dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan…”

Selain Catatan Seorang Demonstran, buku lain yang ditulis Soe Hok Gie adalah Zaman Peralihan, Di Bawah Lentera Merah (yang ini saya belum punya) dan Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan serta riset ilmiah DR. John Maxwell Soe Hok Gie: Pergulatan Intelektual Muda Melawan Tirani.

Tahun depan Mira Lesmana dan Riri Reza bersama Miles Production akan meluncurkan film berjudul “Gie” yang akan diperankan oleh Nicholas Saputra, Sita Nursanti, Wulan Guritno, Lukman Sardi dan Thomas Nawilis. Saat ini sudah memasuki tahap pasca produksi.

Catatan Seorang Demonstran

John Maxwell berkomentar, “Gie hanya seorang mahasiswa dengan latar belakang yang tidak terlalu hebat. Tapi dia punya kemauan melibatkan diri dalam pergerakan. Dia selalu ingin tahu apa yang terjadi dengan bangsanya. Walaupun meninggal dalam usia muda, dia meninggalkan banyak tulisan. Di antaranya berupa catatan harian dan artikel yang dipublikasikan di koran-koran nasional” ujarnya. “Saya diwawancarai Mira Lesmana (produser Gie) dan Riri Reza (sutradara). Dia datang setelah membaca buku saya. Saya berharap film itu akan sukses. Sebab, jika itu terjadi, orang akan lebih mengenal Soe Hok Gie” tuturnya.

Kata Kata Soe Hok Gie
  • Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.
  • Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.
  • Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.
  • Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.
  • Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.
  • Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.
  • Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.
  • Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.
  • Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?
  • Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…
  • Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.
  • Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.
  • Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.
  • To be a human is to be destroyed.
  • Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.
  • Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.
  • I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.
  • Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.
  • Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.
  • Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.
  • Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.

Senin, 28 November 2011

Arti Kesederhanaan Bagi Pemimpin Indonesia Cuma Pemanis Bibir



13224753352143397154
1322476331203204296
Intinya di Indonesia ini jelas sekali meskipun bilangnya demokrasi dan kesetaraan, namun kelas-kelas sosial atau sistem elit-jelata memang sengaja dibentuk untuk menciptakan kesenjangan di antara masyarakat. Dan hal tersebut dipraktikkan oleh pemimpin tertinggi Republik ini. Sangat memalukan. Tetapi memang begitulah jika didikan feodalisme tetap dan terus dipertahankan. Kalau ditarik ke ranah hukum, contohnya adalah sikap ewuh pekewuh yang akhirnya bikin mandeg proses hukum terhadap koruptor-koruptor papan atas. Mengapa demikian? Jangan bilang tidak aada keterkaitan antara hukum, dan sosial budaya. Justru keterkaitannya sangat banyak, apalagi bila melihat budaya kita yang suka membikin kelas-kelas dalam masyarakat.
Contoh paling gamblang adalah pernikahan sejumlah orang yang sering dibilang tokoh nasional, seperti para konglomerat, petinggi partai, sampai sang Presiden sendiri. Kalau Presiden sudah mempraktikkan yang sedemikian rupa dan dipertontonkan dengan jelas kepada masyarakatnya, berarti memang rakyat Indonesia sudah kehilangan figur pemimpin yang bisa dijadikan panutan. Atau mungkin bisa menjadi panutan tapi hanya untuk kalangan elitis yang doyan hedonis itu. Berbeda dengan di Iran, di mana Presiden Iran ketika menikahkan anaknya sama sekali jauh dari sisi glamor dan penghamburan uang.
Resepsi pernikahan putra kedua Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad, Alireza Ahmadinejad dengan Syahid Kaveh berlangsung sederhana. Tidak seperti di Indonesia yang sebelum hari H-nya saja sudah hingar bingar di infoteinment. Bahkan dengan noraknya dibilang pernikahan abad ini di Indonesia.Wueekk!! Tapi itulah potret sederhana Ahmadinejad dan glamornya SBY, perbedaan yang kontras antara dua pemimpin di dunia muslim. Bahkan foto-foto pernikahan putra Ahmadinejad terkuak setelah seorang blogger bernama Javad Matin, yang juga merupakan salah satu undangan keluarga Ahmadinejad, menuliskan pengalamannya menghadiri pernikahan sederhana itu. Menurut pengakuan Matin, kesederhanaan terasa di mana-mana dalam pesta tersebut. Terbukti dari cara tamu dijamu. Hal ini juga bisa dilihat dari mobil yang digunakan untuk mengantar pengantin dan jumlah tamu undangan yang tidak lebih dari 200 orang. Tidak seperti undangannya SBY di Cipanas, berjajal mobil mewah politikus-politikus partai.
Acara dibuka dengan pengajian yang dilakukan di halaman belakang Beyt atau Istana Kepresidenan. Acara pun dilanjutkan dengan makan malam bersama pengantin pria di ruangan utama bangunan itu dan diakhiri dengan berdoa bersama demi kelanggengan rumah tangga Alireza dan istrinya. Setelah ditelusuri, pernikahan tersebut ternyata hanya menelan biaya 3,5 juta Toman atau setara dengan Rp 2,9 juta. Meski terbilang sederhana, pernikahan ini berlangsung dengan khidmat dan syahdu.
Meski menjabat sebagai orang nomor wahid di negerinya dan memiliki banyak uang, Ahmadinejad tetap memegang prinsipnya untuk hidup dalam kesederhanaan. Tak terlihat ratusan personel tentara/kepolisian bersiaga, tak ada tutup arus lalu lintas di depan lokasi acara, dan tak ada pula siswa sekolah yang diliburkan demi sebuah acara pernikahan.
Peneliti Freedom Foundation, Fachrurozi, menilai pernikahan putra SBY yang glamor itu sebagai salah satu bentuk minimnya sensitivitas para elit di negeri ini atas derita rakyatnya. Menurutnya, kendatipun biaya pernikahan tersebut keluar dari kocek pribadi, namun tak sepantasnya seorang pemimpin bermewah-mewahan di tengah kehidupan rakyat yang masih dililit kesulitan ekonomi.
“Ini adalah salah satu bentuk korupsi moral yang seharusnya tidak dilakukan seorang pemimpin,” katanya.
Tak hanya berkaitan dengan pernikahan Ibas-Aliya, perilaku para elit juga seharusnya melihat realitas yang terjadi di sekelilingnya. Senitivitas ini, menurut Fachrurozi, merupakan suatu hal yang penting dimiliki para elit agar hati rakyat tidak terluka melihat gaya hidup mewah mereka.
“Jangan lukai hati rakyat dengan perilaku hedonis,” pungkasnya.
Tetapi bagaimana lagi, itulah Indonesia, slogan hidup sederhana hanya ada di iklan televisi. Cuma jadilip service saat kampanye pemilu. Bagaimana rakyat mau disejahterakan, bagaiman pemerataan ekonomi mau berjalan jika kelakuan pemimpin-pemimpin negeri ini ternyata bertolak belakang dengan kata-kata yang keluar dari mulut mereka sendiri.

Selasa, 23 Agustus 2011

Cara menambah lagu di blog (memasang lagu di blog)

Awalnya saya tidak tertarik membuat postingan ini,karena menurut saya tidak efektif jika memasang lagu di blog dan jauh lebih baik memutar winamp di komputer sambil buat blog daripada memutar lagu secara online. tetapi karena ada beberapa teman yang menanyakan cara memasang lagu ke blog, akhirnya saya buat juga postingan tentang cara tambah lagu menjadi background di blog blogspot.

Tetapi sebagai pertimbangan buat teman-teman sebelum menambah lagu ke blog:
1. Blog akan menjadi lebih berat, sehingga waktu loading atau membuka halaman lebih lambat
2. Robot google tidak suka dengan blog yang berat loadingnya, jadi jika tujuan anda untuk optimasi seo maka jangan tambah atau pasang lagu di blog anda.

Buat yang tertarik pasang lagu di blog bisa lakukan prosedur berikut:
1. Buka situs layanan mp3 online
2. Copy kode html yang tersedia

widget musik untuk blog
3. Logn ke account blogger anda
Pilih Dashboard -> tata letak -> elemen halaman
Pilih Tambah Gadget

memasang lagu di blog
4. Pilih html/java script

widget lagu untuk blog
5. Masukkan kode yang anda perleh dari website layanan lagu online ke kotak teks html/javascript
Klik Simpan
widget music
6. Buka blog anda, jika sukses maka akan muncul widget mp3 player di blog anda. Untuk memulai lagu anda bisa tekan tombol play seperti di winamp. Untuk menyembunyikan playlist tekan tombol PL.

widget lagu


Untuk membuat lagu sendiri menjadi background blog dimana lagu tersebut akan bunyi secara oomatis saat membuka halaman blog di blogspot bisa lihat panduannya disiniCara memasang lagu sendiri menjadi background blog

Beberapa postingan lain terkait cara membuat blog di blogspot bisa dilihat disinipanduan membuat blog

Cara memasang lagu sendiri menjadi background blog di blogspot




Terkadang kita ingin menambah lagu menjadi backgound blog agar blog lebih terkesan menghibur, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memasang lagu di blog yaitu dengan menggunakan layanan embed code lagu yang sudah tersedia oleh layanan lagu online dan yang kedua adalah memasang lagu sendiri.
Untuk memasang lagu sendiri jika menggunakan blogspot maka yang harus dilakukan adalah upload file ke website audio hosting gratis.kemudian memasukkan link file lagu tersebut ke dalam template atau gadget html.

Prosedur lengkapnya seperti di bawah ini:



1. Yang pertama kita lakukan adalah upload ke website audio hosting, disini saya gunakan filefreak, beberapa website audio hosting bisa dilihat disini free music hosting
Jika situs hosting mengijinkan file audio format midi, sebaiknya file yang diupload dalam bentuk midi agar lebih ringan loadingnya saat melakukan streaming.
Untuk mengubah file mp3, wav atau audio lainnya ke bentuk midi bisa gunakan sofware gratis berikut audio converter

2. Dalam contoh ini saya menggunakan filefreak. Buka situs free audio hosting bisa klik disni audio hosting
Daftar menjadi member, klik Sign up
Setelah menjadi member klik upload file untuk upload file mp3
Dalam contoh ini saya menggunakan file mp3 (karena hosting audio yang saya gunakan hanya mengijinkan mp3) Setelah diupload akan diperoleh link file mp3 tersebut seperti di bawah ini (klik fernando.mp3)

Direct Linknya akan tampil seperti pada gambar berikut ini
Klik kanan pada Direct , di popupmenu pilih Copy Link Location



Paste link tersebut di blog (ke dalam source code widget lagu)
perhatikan file yang akan digunakan akan berakhiran  mp3, atau file audio lainnya
Contoh:
http://www.filefreak.com/files/798900_qmg7m/01%20-%20FERNANDOa.mp3
atau
http://www.filefreak.com/files/803389_ddcci/FERNANDOb.mp3

2.Selanjutnya login ke dashboard blogger
Pilih Tata Lerak , Elemen Halaman , Tambah Gadget



Masukkan script berikut ke dalam gadget html/javascript



<object classid="CLSID:6BF52A52-394A-11d3-B153-00C04F79FAA6"
id="player" width="270" height="60">
<param name="url"
value="http://www.filefreak.com/files/803389_ddcci/FERNANDOb.mp3" />
<param name="src"
value="http://www.filefreak.com/files/803389_ddcci/FERNANDOb.mp3" />
<param name="showcontrols" value="true" />
<param name="autostart" value="true" />
<!--[if !IE]>-->
<object type="video/x-ms-wmv"
data="http://www.filefreak.com/files/803389_ddcci/FERNANDOb.mp3"
width="270" height="60">
<param name="src"
value="http://www.filefreak.com/files/803389_ddcci/FERNANDOb.mp3" />
<param name="autostart" value="true" />
<param name="controller" value="true" />
</object>
<!--<![endif]-->
</object>

catatan:
1. Nilai 270 dan 60 pada width="270" height="60", bisa dubah sesuai lebar dan tinggi player yang diinginkan, sesuaikan dengan lebar sidebar blog
2. http://www.filefreak.com/files/798900_qmg7m/01%20-%20FERNANDOa.mp3 , bisa diganti dengan link lagu yang anda upload.
3. File midi bisa juga dicari di direktori Windows : C:\Windows\Media
Script di atas baru saya coba pada IE (Internet explorer), Firefox, dan Google Chrome, dan bisa berjalan dengan baik. Untuk browser opera dan safari belum saya uji coba.
4. Sebaiknya file mp3 anda upload sendiri, karena jika pemakaian secara bersama (share) maka akan cepat menghabiskan quota bandwith (maksimum bandwith per user filefreak 256 MB/bulan)

Jumat, 01 April 2011

cara mengembalikan file terhidden virus


gini kemaren2 saya sering dipanggil oleh teman2 saya yang bermasalah dengan makhluk ciptaan manusia yang bernama virus itu.. setelah saya lihat, saya raba, dan saya terawang (emang cek duit??) saya menyimpulkan bahwa virus yang menjangkiti komputer mereka itu adalah jenis virus yang henya menghidden kan(apa lagi ini..) seluruh datanya,. baik berupa file ato folder..dan diganti dengan folder yang berbentuk application (biasanya menggunakan .exe dibelakang nama folder kamu itu misal nama folder nya dodol tiba2 berubah jadi dodol.exe) dan begitu pula yang terjadi pada file anda( misalnya yang word,extensi nya berubah jadi bukan .doc lagi melainkan .exe ato .scr atao .jpg).
nah anda jangan khawatir lantas putus asa lalu bunuh diri dengan serangan virus ini.. be cool be calm brother ini hanya sebuah permainan dari sang pembuat virus.. sebenarnya mereka hanya digantikan dengan yang lain yang merupakan klonengan dari virus ini… sekarang bagaimana cara untuk mengembalikannya??? woke chek this one out
langkah pertama buka cmd kamu, biasanya d start–> run ->lalu ketik cmd hingga muncul gambar ini :
cmd
setelah itu lanjutkan dengan mengetikan “cd..” (tanpa tanda petik) hingga anda sampai pada drive c anda lalu ketikan lagi attrib -R -H -S H:*.* /s /d lalu enter seperti pada gambar
cmd2
setelah itu lihat kembali file dan folder anda telah kembali bukan??
thats all mudah kan.. hmm tapi jika seandainya kalau-kalu saya ingin mengembalikan folder2 tertentu saja gimana..saya ingin yang sebagian lagi tetap terhidden. oke jika begitu masuk dahulu ke drive flashdisk anda disini di asumsikan bahwa drive H merupakan drive flashdisk anda bisa mengubah dengan drive yang akan anda kembalikan foldernya. langkah pertama sama seperti cara diatas masuk dulu ke cmd lalu anda ketika drive yang ingin anda tuju misalnya di drive d anda ketik saja D: maka akan masuk ke drive d
cmd3
setelah itu masuk ke dalam folder tujuan dengan mengetikan cd “nama folder”(tanpa tanda kutip). stelah itu tuliskan attrib dodol.doc -R -S -H lalu enter seperti gambar berikut :
cmd41
maka muncul kembali si file yang diharapkan tersebut… semoga membantu
mOVe

Kamis, 17 Februari 2011

Harga Pangan dan Ancaman Kelaparan


“Sekali naik, tak mudah turun.” Ungkapan ini menggambarkan situasi Indonesia belakangan ini. Harga kebutuhan pokok terus melonjak, tak ada tanda-tanda akan turun. Beras, telur, minyak goreng, kedelai, tepung, daging, semua naik. Terakhir  harga cabai yang mencapai Rp. 100 ribu per kg.  Melambungnya harga kebutuhan pokok tak diimbangi dengan pendapatan banyak anggota masyarakat. Dampaknya sangat luar biasa, selain  jumlah warga miskin bertambah, bahaya kelaparan pun mengancam.
Di Desa Kapetakan Cirebon, satu keluarga selama dua bulan penuh terpaksa makan nasi aking. Mereka tak mampu lagi membeli beras atau makanan lain yang layak dikonsumsi. Turadi dan istrinya, Rokayah, tak punya pilihan. Turadi mengaku, penghasilannya tak cukup buat membeli beras, meski cuma satu liter. Sebagai pengayuh becak, bapak tiga anak itu sudah tak maksimal lagi mencari duit. Dia sudah cukup sepuh dan mulai sakit-sakitan (Metronews).
Nia, ibu rumah tangga asal Depok, mengeluh uang belanjanya kini tak lagi mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Dengan uang 40 ribu rupiah sehari kini sudah tidak lagi  mencukupi kebutuhan rumah tangganya. Uang itu tak cuma untuk makan, tapi juga keperluan anaknya yang masih sekolah.
Masih ingat ketika ratusan pengusaha industri tempe dan tahu melakukan aksi mogok membuat tempe karena harga kedelai bahan utama tempe yang terus melambung? Lauk pengganti daging ini sempat menghilang di pasar. Walaupun ada, harganya bisa tiga kali lipat dari harga biasa. Bahkan pedagang gorengan asal Banten memilih mengakhiri hidupnya  kerana ia tak mampu lagi menjajakan dagangannya. Kedelai semakin mahal dan sulit didapat, gorengan pun tak bisa dibuat. Bayangan hidup ke depan yang mengancam dihindarinya dengan meninggalkan dunia.
Harga Pangan Jadi Masalah Dunia
Meroketnya harga pangan, juga dirasakan masyarakat di belahan lain Bumi. FAO lembaga pangan dunia menyatakan kenaikan harga saat ini melebihi lonjakan yang terjadi pada tahun 2008.  Indeks yang menghitung perubahan harga kumpulan bahan pangan seperti sereal, biji minyak, susu, daging, dan gula rata-rata mencapai 214,7 pada Desember 2010. Sedangkan rekor Juni 2008 hanya di level 213,5.
Efek buruk anomali cuaca telah melanda dunia. Mencairnya Greenland berakibat naiknya air laut akibat suhu bumi meningkat. Bencana alam bersusulan terus menerus. Belakangan banjir besar melanda Pakistan dan terakhir Australia. Produksi pangan menurun menyebabkan kelangkaan yang berimplikasi paa naiknya harga pangan.
Di Indonesia, faktor cuaca dan ledakan jumlah penduduk yang terus meningkat ditunjuk pemerintah sebagai penyebab terjadinya krisis pangan yang sedang melanda negeri ini beberapa tahun terakhir. Cuaca yang ekstrim, banjir dan kekeringan membuat para petani gagal panen sehingga harga di pasaran tinggi. Permintaan yang tinggi tak seimbang dengan tingkat produksi rendah. Akibatnya, kenaikan harga bisa mencapai 100%.
Indonesia di Titik Sangat Rawan
Indonesia berada di titik yang sangat rawan ketika harga pangan dunia bergolak. Satu-satunya jalan yang dilakukan pemerintah adalah melakukan impor 59 jenis produk pangan dengan bebas bea tarif impor pangan. Pemerintah berdalih, pembebasan bea masuk impor itu sebagai upaya menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional. Jenis produk bahan pangan itu antara lain beras, gandum, kedelai, bahan baku pangan pakan ternak dan pupuk (Kompas.com). 
Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pembebasan bea impor dilakukan karena tekanan pangan sudah cukup tinggi. Pemberlakuan tarif impor akan berpengaruh kepada masyarakat dan harga naik. Mengutip Lidya Christin Sinaga dari P2P LIPI, Indonesia tercatat sebagai negara pengimpor pangan, tidak hanya beras, tetapi juga gula, kacang kedelai, dan lain sebagainya. Inilah benih ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan dari luar negeri hingga saat ini dengan penerapan tarif impor nol persen.
Sesungguhnya pola yang diterapkan pemerintah dalam mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan pangan dengan cara impor bukan sesuatu yang baru.  Keran impor beras, kedelai  sudah dibuka seluas-luasnya oleh pemerintah sejak tahun 1998 ketika krisis moneter melanda Indonesia pada tahun 1997. Indonesia menandatangani perjanjian dengan IMF dan diwajibkan mengadopsi SAP (Structural Adjustment Program), salah satunya adalah liberalisasi perdagangan komoditas pertanian, khususnya pangan. Caranya, menghapus subsidi pupuk, termasuk impor beras seluas-luasnya, yang tidak lagi dimonopoli BULOG (Badan Urusan Logistik).
Liberalisasi pangan dan penghapusan monopoli adalah konsekuensi dari keikutsertaan Indonesia dalam WTO dan perdagangan bebas. Sayangnya liberalisasi pangan tidak dibarengi dengan kemandirian Indonesia dalam mengolah pangannya sendiri. Contohnya, berubahnya fungsi lahan pertanian menjadi industri properti membuat lahan pertanian berkurang. Hal ini menyebabkan biaya produksi sangat mahal.
Jika krisis pangan global terus berlanjut, Indonesia dilanda bahaya kelaparan, mengingat Indonesia memilki ketergantungan yang tinggi  kepada negara luar. Perlu dipikirkan strategi dan cara-cara indonesia mengatasi krisis pangan. Tentunya ini adalah persoalan genting dan penting yang membutuhkan perhatian segera dan penanganan komprehensif. (sminet/0012)

Belajar Dari Kebohongan


Pada suatu malam, terjadi kecelakaan di sebuah desa. Sebuah minibus yang ditumpangi 10 orang terbalik berguling-guling di sebuah tingkungan tajam. Beberapa penduduk desa yang menyaksikan kecelakaan itu mengabarkan kepada penduduk yang lain dan mengajak mereka untuk menolong para penumpang yang ada dalam mobil. Kepala desa pun ikut serta. Tetapi, setelah mereka memeriksa semua penumpang, mereka berkesimpulan semua penumpang tewas dan harus dikubur malam itu juga.
Keesokan harinya, datang beberapa orang bersama polisi ke desa itu. Mereka mendatangi kepasa desa dan bertanya tentang kecelakaan tadi malam. Kepala desa menceritakan kejadiannya, termasuk peristiwa pengurburan para penumpang minibus.
Polisi bertanya, “Apa penumpang-penumpang itu langsung meninggal semua?” Kepala desa menjawab, “Sebenarnya ada satu orang yang ketika akan dikubur masih bergerak dan bilang “Saya masih hidup”, tapi kami sudah lihat KTP-nya. Pekerjaan mereka politikus. Jadi mana kami percaya omongannya.”
***
Anekdot ini sudah lama beredar di masyarakat Indonesia dan sering diceritakan terutama pada masa Orde Baru untuk mengungkapkan ketidakpercayaan masyarakat pada politikus, baik anggota DPR/MPR maupun pejabat negara. Politikus menjadi obyek prasangka masyarakat, bahwa mereka suka bohong.
Setelah jatuhnya Soeharto pada Mei 1998, anekdot semacam ini sempat menghilang dari percakapan. Tetapi belakangan ini anekdot sejenis itu muncul lagi. Ada keraguan di masyarakat terhadap keseriusan pemerintah memperjuangkan kesejahteraan rakyat, juga keraguan terhadap kesungguhan para anggota DPR mewakili rakyat. Secara serius tuduhan kebohongan ditujukan kepada pemerintah dan anggota DPR, salah satunya disampaikan oleh tokoh-tokoh agama.
Pemerintah Dituduh Berbohong
Sekelompok agamawan menilai pemerintahan SBY saat ini telah melakukan kebohongan publik. Segala pernyataannya, tidak sama dengan kondisi yang nyata. Setidaknya ada 9 kebohongan yang dilakukan oleh pemerintah. Dinyatakan bahwa angka kemiskinan turun menjadi 31,02 juta orang tetapi jumlah penerima beras miskin justru 70 juta orang. Sementara, jumlah anggota masyarakat yang menerima jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), sebuah program kesehatan untuk masyarakat miskin, berjumlah 74, 6 juta.
Itu adalah contoh kebohongan yang membuat kelompok agamawan itu ‘gregetan.’ Mereka menambahkan, janji dalam penuntasan kasus pelanggaran HAM, seperti penuntasan kasus Munir, juga tidak pernah diwujudkan. Bahkan, kasus pelanggaran HAM juga masih kerap terjadi sampai detik ini.
Pernyataan kelompok tokoh agama itu, ternyata cukup membuat kuping pemerintah panas. Mereka mengaku tidak pernah berbohong. Pertanyaannya, kenapa pemerintah langsung memberikan reaksi ketika dikatakan bohong? Kenapa tidak cukup bereaksi, ketika mahasiswa, aktivis menyatakan bahwa pemerintahan SBY telah gagal. Bisa jadi, anggapan bohong ini, bisa meluluhlantakkan pencitraan yang selama ini telah dibangun. Kita sering mendengar para pengamat politik bilang, Presiden keenam Indonesia ini mengedepankan politik pencitraan.
Jika tuduhan kelompok tokoh agama itu terbukti maka persoalan besar dihadapi oleh Pemerintahan SBY. Sejarah menunjukkan, kebohongan yang sepertinya merupakan cara untuk menampilkan citra baik dan mempertahankan kekuaaan, pada ujungnya justru menjadi penggugah kemarahan rakyat untuk menurunkan penguasa. Peribahasa mengatakan, “Sekali lancung di ujian, seumur hidup orang tak percaya.” Berbohong, sebagai satu bentuk perilaku curang, punya akibat ketakpercayaan orang lain terhadap pelakunya.
Kebohongan Untuk Mempertahankan Kekuasaan
Banyak kalangan menilai, dalam 32 tahun memimpin Indonesia, selain otoriter  Soeharto juga sering membohongi publik dengan bermain istilah dan merekayasa sejarah. Salah satunya melalui pemutaran film G 30 S/PKI dari tingkat sekolah dasar sampai atas. Melalui pemutaran film setiap 30 November atau 1 Oktober selama bertahun-tahun, salah satunya, konstruksi kenyataan politik tertentu disebarluaskan dan dipertahankan dalam benak kebanyakan orang Indonesia.
Belakangan, setelah lengser dari kursi jabatan, publik baru sadar bahwa sejarah yang dimunculkan dalam film itu adalah tak sesuai kenyataan. Tidak hanya itu, Soeharto juga telah membodohi masyarakat dengan istilah pembangunan dan demokrasi. Isu kestabilan ekonomi juga selalu dikedepankan ke publik. Padahal, semua itu dibangun berdasarkan data-data yang dimanipulasi. Faktanya, masyarakat yang kritis, langsung dibungkam. Pers dipaksa menjadi ‘anjing penjaga’ pemerintah; dipaksa untuk selalu memberitakan kebaikan dan kemajuan, memaparkan berita bohong.
Kini, di Mesir, telah menjadi pembuktian baru. Bahwa orde kebohongan akan berujung pada kehancuran. Hosni Mubarak, selama hampir 30 tahun memimpin negerinya dengan otoriter. Korupsi merajalela dan kebohongan pemerintah disebar di seluruh penjuru negeri. Tetapi, ternyata hal itu tidak cukup membendung gejolak jutaan rakyat, untuk menggulingkan tahta yang telah dibangun puluhan tahun. Ketika Mubarak, menawarkan akan adanya reformasi politik di negeri Mesir, ternyata publik tidak menggubrisnya sebab bukan sekali-dua kali ia berbohong tentang hal itu. Jutaan rakyat turun ke jalan, menuntut agar ia “turun tahta”.
Menghindari Perilaku Berbohong
Di dunia anak, kita mengenal tokoh Pinokio. Hidung boneka kayu yang berubah menjadi manusia itu terus memanjang saat ia berbohong. Tokoh ini pula kerap dijadikan contoh oleh orang tua dalam mengajar anak-anaknya untuk tidak berbohong. ‘Jangan suka bohong ya nak, nanti hidungnya panjang seperti Pinokio.’ Dalam kenyataan, meski efeknya tak langsung seperti memanjangnya hidup pinokio, berbohong membawa pelakunya pada situasi buruk. Konsekuensi negatif akan diterima oleh orang-orang yang berbohong, setelah sebelumnya merugikan orang yang dibohongi.
Ada pertanyaan: Mana yang harus dipilih, bohong untuk kebaikan (white lies = kebohongan putih) atau jujur tapi menyakitkan? Dihadapkan pada dua pilihan ini, orang sering sulit memilih. Bicara jujur atau bohong, kelihatannya sama-sama sulit untuk dilakukan.
Menurut psikologi, disadari atau tidak, bohong merupakan mekanisme pertahanan diri yang paling umum dan mudah. Orang berbohong bisa jadi karena tidak percaya kepada orang lain, bisa juga karena orang tak siap menghadapi kenyataan yang sesungguhnya, atau itu dianggap hal yang tidak berbahaya dan jadi kebiasaan. Bisa juga orang berbohong karena tidak ingin menyakiti hati orang lain.
Apapun alasannya, bohong merupakan masalah dan bukan hal yang baik. Tidak ada orang yang mau dibohongi, bahkan jika pun itu menurut pelakunya ditujukan demi kebaikan. Akan lebih menjadi masalah lagi jika kebohongan itu terkait dengan kepentingan publik karena yang dikecewakan adalah banyak orang.
Apapun maksud kebohongan, itu tak bisa dibenarkan. Satu kebohongan bisa memicu kebohongan-kebohongan lain. Seperti kata pepatah, kejujuran tetap merupakan kebijakan terbaik. Kejujuran membuat semua hal yang tertutup menjadi terbuka, yang jelek dapat diperbaiki, dan menjadi dasar dari kehidupan bersama yang kuat. Jika terlanjur berbohong, cara mencegah itu berlanjut adalah dengan mengakuinya dan tidak mengulanginya. Misalnya, jika pemerintah dinilai bohong oleh tokoh agama maka sebaiknya tidak dibalas dengan kebohongan baru, melainkan dengan kejujuran.
Kita perlu belajar dari kebohongan orang, dari kebohongan penguasa-penguasa yang dijatuhkan rakyatnya. Kebohongan, biarpun ditutup rapat-rapat, akan tercium juga. Dan ketika orang lain menemukan kita berbohong mereka akan menjauhi dan mengabaikan kita. Apapun yang kita katakan, tak akan dipercaya, seperti politikus dalam anekdot di atas yang biarpun masih hidup tetapi dikubur karena orang-orang tak lagi percaya padanya. Kita patut belajar dari kisah Pinokio, kejatuhan Soeharto dan penentangan terhadap Hosni Mubarak: bohong membawa petaka. (sminet/0013)